Archive for the 'daftar nama nama benua di dunia' Category

21
Apr
10

oseania

Oseania

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Peta kawasan Oseania

Oseania (Inggris : Oceania) adalah istilah yang mengacu kepada suatu wilayah geografis atau geopolitis yang terdiri atas sejumlah kepulauan yang berada di Samudra Pasifik dan sekitarnya. Oseania merupakan benua dengan luas area daratan terkecil dan jumlah populasi terkecil kedua setelah Antartika.

Dalam artian sempit (yang pertama kali didefinisikan penjelajah asal Perancis bernama Jules Dumont d’Urville pada tahun 1831), Oseania meliputi Polinesia (termasuk Selandia Baru), Melanesia (termasuk Nugini) dan Mikronesia. Sedangkan dalam artian luas maka Oseania juga meliputi Australia dan Indonesia bagian timur; namun jarang memasukkan Jepang dan Kepulauan Aleut dalam kelompok Oseania.

Sebagian besar dari Oseania terdiri dari negara-negara pulau yang kecil. Australia adalah satu-satunya negara kontinental, sedangkan Papua Nugini dan Timor Timur adalah negara yang memiliki perbatasan darat, kedua-duanya dengan Indonesia.

Negara-negara di Oseania mempunyai kemerdekaan dalam jumlah yang beragam dari penguasa-penguasa kolonial mereka dan telah mendapatkan pengaturan konstitusional yang bervariasi sesuai dengan keadaan mereka. Australia misalnya, adalah negara yang tergabung dalam Persemakmuran, sehingga mengakui Ratu Elizabeth II dari Britania Raya sebagai Ratu, sementara Polinesia Perancis adalah sebuah pays d’outre-mer (“negara luar negeri”) Perancis.

Secara ekologi, Oseania merupakan satu di antara delapan zona ekologi terestrial dunia. Zona ekologi Oseania meliputi Mikronesia, Fiji dan Polinesia kecuali Selandia Baru, Nugini, Kaledonia Baru, Kepulauan Solomon dan Vanuatu termasuk zona ekologi Australasia.

Daftar isi

[sembunyikan]

//

[sunting] Penduduk

Sejarah permukiman Oseania hingga sekarang masih belum sepenuhnya bisa dijelaskan. Penelitian-penelitian awal sudah menunjukkan bahwa orang-orang Mikronesia dan Polinesia secara linguistik dan genetik terkait dengan penduduk asli Asia Tenggara maritim, sebagai bagian dari penutur rumpun bahasa Austronesia. Penduduk Melanesia dan Australia lebih komplek namun secara penampilan luar maupun genetik serta linguistik berbeda dari orang Mikronesia dan Polinesia.[1]

Kajian linguistik menunjukkan suatu arus migrasi yang dikenal sebagai teori “Kereta Cepat menuju Polinesia” (“Express Train to Polynesia”) atau “Out of Taiwan” yang diusulkan oleh Robert Blust dan Peter Belwood.[2] Di sisi lain, kajian genetika menunjukkan dukungan atas teori lama berupa penyebaran lewat Asia Tenggara Daratan, lalu menyebar dari wilayah sekitar Sumatera atau Semenanjung Malaya (dikenal sebagai teori “Sundaland“) yang diajukan Oppenheimer. Teori ini juga didukung oleh kajian genetika atas babi dan ayam, dua hewan yang dianggap dibawa oleh para migran karena ditemukan di berbagai permukiman di Oseania.[3][4]

[sunting] Referensi

  1. ^ Genome scan shows Polynesians have little genetic relationship to Melanesians. ScienceDaily 23 Januari 2008.
  2. ^ Gray, R. D., A. J. Drummond, S. J. Greenhill (2009). “Language Phylogenies Reveal Expansion Pulses and Pauses in Pacific Settlement.”. Science 323: 479 – 483. DOI:10.1126/science.1166858.
  3. ^ Chicken and Chips theory of Pacific Migration]. ScienceDaily 30 Juli 2008.
  4. ^ Pig Study forces Rethink of Pacific Colonisation. ScienceDaily 13 Maret 2007.

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar

Wikimedia Commons
Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Oseania

21
Apr
10

benua antartika

Antarktika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari


Antarktika
Lokasi Antarktika
Wilayah 14.000.000 km² (280.000 km² bebas es, 13.720.000 km² tertutup es)
Populasi ~1.000 (tidak ada yang permanen)
Pemerintahan Tidak ada, dikontrol oleh Antarctic Treaty System
Klaim wilayah Flag of Argentina.svg Argentina
Flag of Australia.svg Australia
Flag of Chile.svg Chili
Flag of France.svg Perancis
Flag of New Zealand.svg Selandia Baru
Flag of Norway.svg Norwegia
Flag of the United Kingdom.svg Britania Raya
Kode TLD .aq
Kode telepon +672

Foto Antarktika diambil dari satelit

Antarktika (dari bahasa Yunani ἀνταρκτικός “antarktikos”, lawan kata arktik atau anti-arktik) merupakan benua yang meliputi Kutub Selatan Bumi. Tempat terdingin di muka bumi ini sebagian besar tertutup es sepanjang tahun. Meskipun legenda dan spekulasi tentang sebuah Terra Australis (“Tanah Selatan”) sudah ada sejak zaman kuno, penemuan benua yang pertama kali diterima umum terjadi pada 1820 dan pendaratan yang pertama tercatat tahun 1821. Namun demikian, peta yang dibuat Laksamana Piri Reis tahun 1513 memuat sebuah benua selatan yang diduga sebagai pantai Antarktika. (Lihat juga Sejarah Antarktika).

Dengan luas 13.200.000 km², Antarktika adalah benua terluas kelima setelah Eurasia, Afrika, Amerika Utara, dan Amerika Selatan namun populasinya terkecil jauh di bawah yang lain (umumnya dihuni oleh para peneliti dan ilmuwan untuk batas waktu tertentu saja). Benua ini juga memiliki ketinggian tanah rata-rata tertinggi, kelembaban rata-rata terendah, dan suhu rata-rata terendah di antara semua benua di bumi.

Antarktika merupakan zona bebas, walaupun sampai saat ini masih ada beberapa negara di dunia yang mengajukan klaim kepemilikan wilayah di benua Antarktika tersebut.

Daftar isi

[sembunyikan]

//

[sunting] Sejarah singkat Antarktika

Meski keberadaan benua Antarktika sudah diduga sejak lama, namun benua ini baru ditemukan pada tahun 1820. Siapa yang menemukannya pertama kali tidaklah jelas sebab ada tiga orang dari tiga negara yang mengklaimnya yaitu: Fabian von Bellingshausen dari Rusia, Edward Bransfield dari Britania Raya dan Nathaniel Palmer dari Amerika Serikat.

Pada tahun 1911 Roald Amundsen dari Norwegia adalah orang pertama yang mencapai kutub selatan. Tidak lama kemudian ia disusul oleh Robert Falcon Scott dari Britania Raya.

[sunting] Iklim

Antarktika adalah tempat terdingin di Bumi dengan suhu mencapai -85 dan -90 derajat Celsius di musim dingin dan 30 derajat lebih tinggi di musim panas. Bagian tengahnya dingin dan kering serta hanya mengalami sedikit curah hujan. Turunnya salju juga terjadi di bagian pesisir, dengan catatan tertinggi 48 inchi dalam 48 jam. Hampir seluruh benua ini diselimuti es setebal rata-rata 2,5 kilometer.

Tergantung pada lintangnya serta waktu malam atau siang yang konstan, membuat iklim yang biasa dialami manusia tidak terdapat di benua ini.

[sunting] Flora dan fauna

Pinguin, penghuni pertama Antarktika

Hewan yang umum dijumpai di wilayah ini adalah pinguin. Pinguin adalah jenis burung yang tidak bisa terbang, namun pinguin merupakan penyelam yang ulung. Hewan lainnya adalah singa laut, anjing laut dan ikan paus.

[sunting] Populasi

Diperkirakan terdapat sekitar 1.000 orang tinggal di Antarktika dalam satu waktu namun bergantung juga terhadap musim. Orang yang tinggal di Antarktika biasanya menggunakan zona waktu negara asalnya. Walau tidak ada pemukim tetap, 29 negara yang menandatangani Traktat Antarktika memiliki stasiun riset yang umumnya selalu digunakan sepanjang tahun.

Banyak yang menganggap bahwa manusia pertama yang dilahirkan di Antarktika adalah Solveig Gunbjörg Jacobsen, tepatnya di Grytviken, pulau Georgia Selatan pada tanggal 8 Oktober 1913. Namun dikarenakan pulau ini tidak dianggap sebagai bagian dari benua Antarktika, maka Emilio Marcos Palma (lahir 7 Januari, 1978) sampai sekarang adalah orang pertama yang lahir di benua Antarktika. Ia adalah seorang warganegara Argentina. Lalu pada tahun 1986 dan 1987 di stasiun Chili lahir pula seorang anak lelaki dan perempuan.

[sunting] Klaim teritorial

Peta: The World Factbook CIA

Beberapa negara, terutama yang letaknya tidak jauh dari Antarktika pada awal abad ke-20 mengklaim beberapa wilayah di Antarktika. Pengklaiman ini secara praktis tidak ada artinya, namun seringkali digambarkan oleh para ahli kartografi dalam membuat peta dan atlas.

Kebanyakannya yang mengklaim wilayah-wilayah ini memiliki stasiun observasi dan penelitian di dalam wilayah mereka. Perjanjian Antarktika tidak mengakui klaim-klaim ini dan sebagian besar negara di dunia tidak mengakui wilayah-wilayah ini. Beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Rusia tidak atau belum mengklaim wilayah tetapi menyatakan bisa mengklaim wilayah pada masa depan.

  • Argentina: 25° B sampai 74° B; sebagian meliputi wilayah Chili dan Britania. Antártida Argentina diklaim pada tahun 1943 sebagai bagian wilayah provinsi “Terra Fuega, Antarctica dan kepulauan Atlantika Selatan.
  • Australia: 160° T sampai 142° T dan 136° T sampai 45° T; diklaim pada 1933 sebagai Teritorium Antarktika Australia.
  • Britania Raya: 20° B sampai 80° B; meliputi wilayah Argentina dan Chili. Diklaim pada tahun 1908, lihat pula Teritorium Antarktika Britania.
  • Chili: 53° B sampai 90° B; juga meliputi wilayah Argentina dan Britania; mulai tahun 1940.
  • Perancis: 142° T sampai 136° T; tanah Adelie diklaim pada 1924.
  • Selandia Baru: 150° B sampai 160° T; Dependensi Ross diklaim pada 1923.
  • Norwegia: 45° T sampai 20° T; diklaim pada 1938 sebagai Tanah Dronning Maudland, termasuk pulau Peter I.

Wilayah antara 90° B dan 150° B belum diklaim siapa-siapa.

[sunting] Klaim masa lalu

[sunting] Komunikasi

Kode telepon internasional untuk Antarktika adalah +672. Antarktika sudah memiliki jasa layanan telepon nirkabel. Di Pangkalan Marambio milik Argentina terdapat sebuah menara selular yang menggunakan teknologi AMPS dan di Pulau Raja George terdapat sebuah menara GSM Entel Chili. Selain ini, komunikasi terbatas pada koneksi satelit.

[sunting] Wisata

Prangko peringatan Antarktika

Wisata ke Antarktika biasanya diselenggarakan lewat pelayaran laut. Orang-orang boleh menumpang kapal pesiar mewah yang akan berlayar mendekati Antarktika dalam jarak yang aman karena laut di sekitar Antarktika yang penuh dengan gunung-gunung es.

Di dasawarsa 70-an, wisata dengan pesawat terbang juga populer untuk sesaat. Ada 2 maskapai penerbangan yang melayani penerbangan melintasi Antarktika untuk menikmati pemandangan dari udara yaitu Qantas Airlines dan Air New Zealand. Namun setelah kecelakaan pesawat Air New Zealand penerbangan TE-901 yang menabrak gunung Erebus pada tanggal 28 November 1978, penerbangan menikmati pemandangan Antarktika dari udara ini kemudian dihentikan.

[sunting] Pranala luar

Commons-logo.svg
Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:

[tampilkan]

Benua

21
Apr
10

benua australia

Australia (benua)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

The Australian Landas kontinen Australia (biru terang) yang berdekatan dengan Papua Nugini, namun tidak dengan kepulauan Pasifik lainnya seperti Selandia Baru.

Dalam geologi, Australia (juga disebut Australia-Papuan Nugini, Sahul, Meganesia, Australia Besar, Australasia, atau Australinea) adalah sebuah benua yang terdiri dari (dalam kelompok ukuran) tanah daratan Australia , Papua Nugini, Tasmania, dan beberapa pulau terdekat, yang berada di landas kontinen yang sama. Luas wilayah itu dipisahkan dengan lautan diluar landas kontinen —Laut Arafuru dan Selat Torres antara Australia dan Papua Nugini, dan Selat Bass antara daratan Australia dan Tasmania.

21
Apr
10

benua amerika

Benua Amerika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Peta wilayah benua Amerika.

Amerika adalah sebuah benua di dunia yang merujuk kepada wilayah daratan di antara Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik. Benua ini umumnya dibagi menjadi 3 yaitu Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Istilah ini juga merujuk kepada wilayah Karibia, pulau-pulau sekitar Laut Karibia, dan Greenland (namun bukan Islandia).

[sunting] Lihat pula

21
Apr
10

benua eropa

Benua Eropa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Benua Eropa, juga disebut sebagai Eropa daratan atau secara sederhana Benua, ialah benua Eropa, yang secara eksplisit tak termasuk pulau-pulau dan semenanjung di kawasan Eropa.[1] Khususnya, dalam penggunaan bahasa Inggris Britania, istilah yang berarti Eropa tak termasuk Britania Raya, Pulau Man, Irlandia dan Islandia. Sebuah definisi umum atas “Benua Eropa” ialah massa tanah Eropa tak termasuk Britania Raya, Irlandia, dan Islandia. Namun, di daerah lain di Eropa terdapat berbagai perbedaan gagasan tentang cakupan istilah ini.

Benua Eropa

Beberapa definisi benua Eropa memperluas perbatasan benua ke perbatasan geografisnya, sehingga termasuk negara yang di perbatasan menaik di Pegunungan Ural dan Kaukasus.

Meskipun demikian, istilah yang nampak menjadi masalah sederhana ini memiliki percabangan sosial-politik. Beberapa definisi benua Eropa termasuk negara Transkaukasia di Georgia dan Armenia – yang kebanyakan Kristen – dengan mengeluarkan negeri Muslim seperti Azerbaijan dan Turki.[2]

Daftar isi

[sembunyikan]

//

[sunting] Penggunaan di Britania Raya

Di Britania Raya, the Continent (Benua) digunakan untuk merujuk daratan utama Eropa. Sebuah tajuk surat kabar yang terkenal dan diragukan kesahihannya pernah terbaca “Fog in Channel; Continent Cut Off” (Kabut di Selat Inggris; Benua yang Terpotong). [3] INVESCO tak memasukkan Britania Raya maupun Irlandia dalam definisinya tentang benua Eropa,[4] sedangkan Perserikatan Bangsa-bangsa memasukkan negara-negara itu dalam definisinya tentang benua Eropa.[5]

[sunting] Penggunaan di negeri Nordik

Negeri Nordik seperti Finlandia, Norwegia dan Swedia tak dimasukkan Benua Eropa.

[sunting] Kepulauan Laut Tengah

Dalam konteks Laut Tengah, “benua” bisa merujuk ke daratan Italia yang di Eropa (berhadapan dengan Sardinia dan Sisilia) atau Perancis daratan (berhadapan dengan Korsika).

[sunting] Rujukan

[sunting] Lihat pula




WAKTU SEKARANG

tahun 2010

Juli 2014
S M S S R K J
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.